Menakar Mutu, Menata Masa Depan: MPI UNPAM Perkuat Tata Kelola melalui Audit Mutu Internal
Published on: 19 Agu 2026

Kemahasiswaan
Tangerang Selatan, 19 Agustus 2026 — Mutu tidak lahir dari sebuah dokumen, tetapi dari keberanian untuk terus mengevaluasi diri. Prinsip itulah yang terasa dalam kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Pamulang (UNPAM) yang berlangsung di Ruang 523 Gedung A Prodi MPI, Rabu (19/8/2026).
Dimulai pukul 09.00 WIB, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bagi Prodi MPI untuk menakar sejauh mana berbagai standar dan proses akademik telah berjalan, sekaligus membaca ruang-ruang perbaikan yang perlu segera ditindaklanjuti.
AMI tahun ini tidak ditempatkan sekadar sebagai agenda administratif. Proses audit justru menjadi momentum untuk membuka ruang dialog antara pengelola program studi, auditor, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), UPPS Fakultas Agama Islam (FAI) UNPAM, serta Dosen Pengembang Level 1 Prodi MPI.
Suasana audit berlangsung serius namun konstruktif. Dokumen dan berbagai bukti pelaksanaan kegiatan ditelaah, sementara sejumlah aspek pengelolaan program studi dibahas secara terbuka. Setiap pertanyaan auditor menjadi kesempatan bagi Prodi MPI untuk melihat kembali praktik yang selama ini berjalan dan memastikan bahwa seluruh proses memiliki dasar, bukti, serta tindak lanjut yang jelas.
Ketua Prodi MPI, Mukhlisin, S.Kom.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa AMI harus ditempatkan sebagai bagian dari budaya kerja, bukan sekadar kewajiban menjelang akreditasi.
«“Kami ingin AMI menjadi cermin bagi Prodi MPI. Melalui audit, kita dapat melihat apa yang sudah baik, apa yang masih kurang, dan apa yang harus kita perbaiki. Karena bagi kami, mutu bukan sekadar memenuhi standar, tetapi bagaimana standar itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa dan seluruh pemangku kepentingan.”» Ia menambahkan, hasil AMI akan menjadi pijakan untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan konsistensi pelaksanaan program kerja.
«“Setiap rekomendasi auditor harus diterjemahkan menjadi aksi. Jangan sampai temuan berhenti menjadi catatan di atas kertas. Justru dari catatan itulah kita harus bergerak dan melakukan perbaikan.”»
Auditor Uswatun Chasanah, S.P., M.P. juga menekankan pentingnya audit sebagai mekanisme evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
«“AMI bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan bahwa proses yang berjalan sudah sesuai dengan standar dan memiliki peluang untuk terus ditingkatkan. Temuan audit harus menjadi bahan pembelajaran bagi program studi untuk menjadi lebih baik.”»
Dalam prosesnya, auditor tidak hanya melihat aspek kelengkapan dokumen, tetapi juga keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Pendekatan tersebut penting agar sistem penjaminan mutu tidak berhenti pada kepatuhan administratif, melainkan menghasilkan perbaikan yang nyata.
Kegiatan tersebut dihadiri Irvana Arofah, S.Pd., M.Pd. selaku auditor, Dr. Feb Amni Hayati, S.Pi., M.M. dari Lembaga Penjaminan Mutu, serta unsur UPPS Fakultas Agama Islam UNPAM dan Dosen Pengembang Level 1 Prodi MPI. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan mutu merupakan tanggung jawab bersama. Program studi tidak berjalan sendiri, melainkan berada dalam sebuah sistem yang saling terhubung antara program studi, fakultas, lembaga penjaminan mutu, dosen, mahasiswa, dan pemangku kepentingan lainnya.
Bagi Prodi MPI UNPAM, hasil AMI diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat strategis. Pertama, memperkuat tata kelola berbasis standar dan bukti. Kedua, mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan secara lebih terukur. Ketiga, memastikan tindak lanjut program berjalan secara konsisten. Keempat, memperkuat kesiapan program studi dalam menghadapi evaluasi eksternal dan proses akreditasi.
AMI MPI UNPAM 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang apa yang ditemukan auditor, tetapi tentang apa yang dilakukan setelah audit selesai. Sebab mutu tidak tumbuh dari klaim, melainkan dari proses yang terus diperbaiki. Dan dari Ruang 523 Gedung A itulah, Prodi Manajemen Pendidikan Islam UNPAM kembali meneguhkan langkah: menakar mutu hari ini, menata masa depan, dan menghadirkan pendidikan yang semakin bermakna bagi mahasiswa dan masyarakat.



