Bukan Sekedar Teori: Implementasi Manajemen Pendidikan Islam UNPAM dalam Praktik Sekolah Nyata di SMKIT Bina Adzkia
Published on: 8 Jan 2026

Kegiatan Akademik
Foto Bersama Anak-anak SMKIT Bina Adzkia Setelah Kegiatan Sekolah
Serua, Bojongsari-Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Agama Islam, Universitas Pamulang telah melaksanakan kegiatan Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) di SMK-IT Bina Adzkia, Serua, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak 6 Oktober hingga 31 Oktober 2025, sebagai bagian dari mata kuliah praktik wajib bagi mahasiswa strata satu (S1).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Pamulang yang tergabung dalam Kelompok PLP SMKIT Bina Adzkia, yang terdiri atas empat mahasiswa, yaitu:
- Della Nurul Arsita
- Muhammad Aditia Prasetyo
- Siti Amelia Wati
- Zaera Huswatun Khasanah

Foto Mahasiswa Bersama Kepala Sekolah SMKIT Bina Adzkia Pada Saat Penyerahan Plakat
PLP merupakan program akademik yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami praktik manajemen pendidikan di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengamati proses pendidikan secara umum, tetapi juga mempelajari secara mendalam sistem administrasi, tata kelola organisasi, serta budaya kerja yang diterapkan di lembaga pendidikan
SMK-IT Bina Adzkia dipilih sebagai lokasi PLP karena memiliki karakteristik khas sebagai sekolah menengah kejuruan berbasis teknologi informasi yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam. Sekolah ini dikenal menerapkan disiplin vokasional yang kuat sekaligus pembinaan karakter Islami yang konsisten, sehingga dinilai relevan dengan keilmuan Manajemen Pendidikan Islam

Kegiatan Senam di Pagi Hari
Selama pelaksanaan PLP, mahasiswa melakukan observasi partisipatif terbatas, yakni terlibat secara langsung dalam kegiatan sekolah dengan batasan pada fungsi administratif dan non-akademik. Observasi dilakukan terhadap berbagai aspek manajemen sekolah, antara lain struktur organisasi dan tata kelola (SOTK), manajemen kesiswaan, tata tertib sekolah, kegiatan seremonial, serta program kokurikuler dan ekstrakurikuler.

Kegiatan Sholat Dhuha di Pagi Hari
Dalam aspek kultur sekolah, mahasiswa mengamati bahwa SMK-IT Bina Adzkia memiliki budaya disiplin yang tinggi. Hal ini terlihat dari ketepatan waktu kehadiran siswa, kerapian berpakaian sesuai standar kejuruan, serta kebiasaan menjaga kebersihan ruang kelas dan laboratorium praktik. Disiplin tersebut dipadukan dengan pembinaan karakter Islami melalui kegiatan ibadah rutin seperti shalat Dhuha dan Zhuhur berjamaah, serta pembiasaan adab sopan santun dalam interaksi sehari-hari.
Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) di SMK-IT Bina Adzkia juga menjadi perhatian mahasiswa PLP. Sekolah menerapkan pembagian tugas yang jelas dan spesifik, terutama pada unit Hubungan Industri (Hubin) yang berperan menjembatani sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri. Selain itu, terdapat koordinasi khusus dalam pembinaan karakter melalui peran Koordinator Tarbiyah yang sejajar dengan bidang kesiswaan. Sistem administrasi sekolah telah didukung oleh teknologi digital sehingga proses pengarsipan dan pelaporan data berjalan lebih efisien dan akuntabel.
Dalam hal peraturan dan tata tertib, mahasiswa mencatat bahwa SMK-IT Bina Adzkia menerapkan sistem disiplin yang tegas namun edukatif. Pelanggaran tata tertib dicatat melalui sistem poin yang transparan dan dapat dipantau oleh wali kelas serta orang tua siswa. Penegakan aturan tidak hanya berorientasi pada hukuman, metapi juga pembinaan melalui konseling dan pendekatan spiritual, sejalan dengan prinsip pendidikan Islam.

Kegiatan Upacara dan Apel Pagi Pada Hari Senin
Kegiatan seremonial dan program sekolah turut menjadi sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa. Upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin dan apel pagi harian menjadi media penanaman disiplin, nasionalisme, dan tanggung jawab. Sementara itu, kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Paskibra, English Club, dan Tari Saman berfungsi sebagai wadah pengembangan minat, bakat, serta soft skills siswa.
Salah satu praktik baik yang menonjol di SMK-IT Bina Adzkia adalah penerapan Teaching Factory (TeFa) berbasis jasa Teknologi Informasi. Melalui program ini, siswa dilibatkan dalam proyek riil seperti perbaikan komputer dan pembuatan website untuk kebutuhan internal maupun eksternal. Program TeFa tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis siswa, tetapi juga melatih tanggung jawab, kerja tim, serta etos kerja profesional. Di sisi lain, sekolah juga menjalankan program muroja'ah dan tadabbur Al-Qur'an secara rutin sebagai fondasi pembinaan spiritual sebelum pembelajaran kejuruan dimulai.
Bagi mahasiswa PLP, kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. Mahasiswa memperoleh pemahaman nyata mengenai implementasi konsep manajemen pendidikan Islam, pentingnya akuntabilitas dan profesionalisme, serta peran nilai-nilai spiritual dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Selain itu, mahasiswa juga belajar mengenai kerja sama tim, kepemimpinan, dan etika kerja dalam lingkungan sekolah.
Melalui pelaksanaan PLP di SMK-IT Bina Adzkia, diharapkan mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Pamulang mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai calon tenaga kependidikan dan manajer pendidikan yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan dunia pendidikan di masa depan.




