Logo

MENGENAL KULTUR SEKOLAH BERBASIS IT DAN KEISLAMAN MELALUI PROGRAM PLP DI SMP IT BINA ADZKIA DEPOK

Published on: 10 Jan 2026

Kegiatan Akademik

Program Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) merupakan wahana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung realitas penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori manajemen dan pedagogik di bangku kuliah, tetapi juga mengamati dan merefleksikan praktik nyata yang berlangsung di satuan pendidikan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Agama Islam Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan PLP di SMP IT Bina Adzkia Depok pada periode 1–30 Oktober 2025.

Pelaksanaan PLP di SMP IT Bina Adzkia Depok memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal secara lebih dekat kultur sekolah yang mengintegrasikan pendidikan berbasis teknologi informasi (IT) dengan nilai-nilai keislaman. Sekolah ini menampilkan model pendidikan terpadu yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

KULTUR SEKOLAH SEBAGAI IDENTITAS PENDIDIKAN

Kultur sekolah di SMP IT Bina Adzkia Depok tercermin melalui nilai-nilai yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh warga sekolah. Tagline “Belajar, Disiplin, Berakhlak” menjadi landasan dalam setiap aktivitas pembelajaran dan interaksi sosial di lingkungan sekolah. Nilai disiplin terlihat dari kepatuhan siswa terhadap aturan sekolah, ketepatan waktu, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas akademik maupun nonakademik. Sementara itu, nilai keislaman diwujudkan melalui pembiasaan ibadah, pembelajaran tauhid, serta penanaman akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa PLP mengamati bahwa kultur sekolah tidak hanya dibangun melalui aturan tertulis, tetapi juga melalui keteladanan guru dan tenaga kependidikan. Sikap ramah, komunikatif, and profesional yang ditunjukkan oleh guru menjadi contoh nyata dalam membentuk lingkungan belajar yang kondusif dan humanis.

INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN

Sebagai sekolah berbasis IT, SMP IT Bina Adzkia Depok mengembangkan pembelajaran teknologi secara sistematis dan berjenjang. Siswa dibekali keterampilan teknologi mulai dari dasar-dasar komputer, penguasaan aplikasi perkantoran, hingga coding, desain grafis, dan keterampilan teknis komputer sesuai tingkat kelas. Fasilitas laboratorium komputer yang memadai serta dukungan tenaga pendidik yang kompeten menjadi faktor pendukung utama dalam pelaksanaan program ini.

Bagi mahasiswa PLP, integrasi teknologi dalam pembelajaran ini memberikan gambaran konkret mengenai pentingnya literasi digital dalam dunia pendidikan modern. Penggunaan teknologi tidak hanya diposisikan sebagai alat bantu belajar, tetapi juga sebagai sarana pengembangan keterampilan berpikir logis, kreatif, dan problem solving peserta didik.

PENGUATAN NILAI KEISLAMAN DALAM KULTUR SEKOLAH

Selain penguasaan teknologi, SMP IT Bina Adzkia Depok menaruh perhatian besar pada pembinaan nilai-nilai keislaman. Program keagamaan seperti BTQ, tahsin, tahfiz, serta kajian fikih menjadi bagian integral dari kurikulum sekolah. Target hafalan Al-Qur’an, pembiasaan ibadah, dan pembinaan akhlak dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, dengan melibatkan peran guru, wali kelas, serta orang tua siswa.

Kombinasi antara pendekatan akademik, teknologi, dan spiritual ini membentuk kultur sekolah yang seimbang. Mahasiswa PLP menilai bahwa pendekatan tersebut berkontribusi dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.

PERAN PLP DALAM MEMAHAMI DINAMIKA SEKOLAH

Melalui kegiatan observasi dan asistensi selama PLP, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika pengelolaan sekolah. Pengamatan terhadap tata tertib, program sekolah, kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, serta praktik baik yang diterapkan di sekolah menjadi sumber pembelajaran yang berharga. Mahasiswa juga belajar melihat bagaimana kebijakan sekolah diterjemahkan dalam praktik sehari-hari dan berdampak pada perilaku siswa.

Pengalaman ini memperkaya wawasan mahasiswa tentang pentingnya kultur sekolah sebagai fondasi keberhasilan pendidikan. Kultur yang positif, konsisten, dan terinternalisasi dengan baik terbukti mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik secara holistik.

PENUTUP

Program Pengenalan Lapangan Pendidikan di SMP IT Bina Adzkia Depok memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana kultur sekolah berbasis IT dan keislaman dapat berjalan secara harmonis. Integrasi antara teknologi, disiplin, dan nilai-nilai Islami menjadi kekuatan utama dalam membentuk identitas sekolah. Bagi mahasiswa, pengalaman PLP ini tidak hanya menambah pengetahuan praktis tentang pengelolaan sekolah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya membangun kultur pendidikan yang berorientasi pada mutu, karakter, dan keberlanjutan.

Berita Relative