Mahasiswa UNPAM Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di Ma’had Tahfidz Al-Qonitin Alia Islamic School: Tingkatkan Pemahaman Manajemen dan Keterampilan Komunikasi
Published on: 1 Jun 2025

PKM
Tangerang, 04 Mei 2025 – Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Ma’had Al-Qonitin Alia Islamic School Tangerang. Kegiatan ini mengangkat tema “Pengaruh Tujuan dan Fungsi Manajemen terhadap Kualitas Pendidikan di Sekolah Menengah Atas serta Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi yang Efektif.” Program PKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para guru dan santri mengenai pentingnya penerapan prinsip manajemen yang tepat dalam proses pendidikan serta keterampilan komunikasi efektif dalam mendukung pembelajaran.
Gambar 2. Bapak Khoirul Anam Menyerahkan Cindera Mata Plakat Kepada Pengasuh Ma’had Al-Qonitin Alia Islamic School
Kegiatan
dilaksanakan pada Minggu, 04 Mei
2025 di ruang kelas sekolah dan diikuti oleh 8 guru
serta 40 siswa dari kelas XI dan XII. Acara dibuka oleh Pengasuh
Ma’had Al-Qonitin Alia Islamic School, Bapak Supriyanto, Lc.,
M.Pd., yang menyambut baik kegiatan ini.
“Manajemen yang baik bukan
hanya penting di dunia kerja, tapi juga sangat dibutuhkan di lingkungan sekolah
untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Bapak Supriyanto.
Dilanjutkan sambutan dari perwakilan Universitas Pamulang yaitu Bapak Khairul Anam, S.Pd.I., M.Pd untuk mempererat tali silaturrahmi antara kedua institusi, kemudian pihak kampus dan pihak ma’had menandatangani perjanjian kerjasama juga penyerahan plakat sebagai simbol kerja sama yang baik antar kedua belah pihak. Dosen pembimbing, Ibu Khodijah, S.Pd.I., M.A. berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif tidak hanya dalam jangka pendek, tapi juga mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Gambar 3. Penyampaian Materi oleh Lutfi Ashyari
Gambar 4. Penyampaian Materi oleh Ahmad Taufiqurrahman
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB
ini diisi dengan materi yang menarik oleh dua pemateri yaitu Lutfi Ashyari dan
Ahmad Taufiqurrahman. Sesi pertama membahas tentang konsep tujuan dan fungsi serta
bagaimana implementasinya dalam sistem pendidikan sekolah. Sesi
kedua difokuskan pada peningkatan keterampilan komunikasi efektif. Peserta
diajak untuk melakukan simulasi komunikasi aktif dan mendengarkan
secara empatik. Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab, refleksi,
dan penyerahan hadiah sebagai tanda terima kasih kepada pihak
ma’had yang
telah mendukung terselenggaranya program ini.




